Rabu, 21 November 2018

Tugas Softskill : PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP PERKEMBANGAN GRAFIS DAN PEMODELAN YANG ADA SERTA PENGARUH GRAFIS TERHADAP PERUBAHAN TEKNOLOGI


Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi  secara bebas dalam skala global.



Pada awalnya, media desain grafis hanya terbatas pada media cetak dwi matra (dua dimensi). Namun, perkembangannya semakin tidak terbendung, bahkan justru merambah ke dunia multimedia (diantaranya audio dan video). Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Pada tahun 1447, Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman, untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.



Pada perkembangan berikutnya, Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang memanfaatkan teknik cetak tinggi, teknik cetak lithografi menggunakan teknik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi tersebut dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Teknik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran secara lebih leluasa dalam bentuk blok-blok serta ukuran besar, juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna. Sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster.



Pada saat ini adanya mesin cetak dan komputer juga merupakan dua hal yang secara signifikan mempercepat perkembangan penggunaan seni desain grafis hingga akhirnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain. Desain grafis, seperti disiplin ilmu lainnya juga terkait dengan teknologi di berbagai tingkatan. Teknologi mempengaruhi bagaimana desain yang diproduksi dan juga mempengaruhi perkembangan dalam gaya, seni dan masyarakat secara keseluruhan, yang pada gilirannya tercermin dalam bentuk desain. Teknologi juga menawarkan desainer berbagai media untuk proyek-proyek mereka.

I.       Perkembangan Desain Grafis Di Berbagai Media
Desain grafis pada awalnya hanya terbatas pada media cetak (dua dimensi). Tapi, perkembangannya hingga saat ini semakin tidak terbendung, bahkan sampai merambah ke dunia multimedia (diantaranya audio dan video). Desain grafis diterapkan dalam media eletronik, yang sering kali disebut sebgai desain interaktif atau desain multimedia. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Pada pertengahan 198, kedatangan desktop publishing serta pengenalan jumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptan image 3D yang sebelumnya merupakan kerja yang susah payah.
Pada umumnya komputer dianggap sebagai alat yang sangat diperlukan dalam industridesain garfis. Akan tetapi, beberapa perancang grafis melanjutkan penggunaan alat manualdan tradisional dalam berkarya, seperti Milton Glasser.
Beberapa Softwarer Dalam Desain Grafis :
1.       Adobe Photoshop
2.       Adobe Illustrator
3.       Adobe After Effect
4.       corelDraw
5.       Macromedia Freehand
6.       Dll
Dalam hal ini, untuk menghasilkan suatu gambar yang mempunyai nilai seni tinggi tidak sekedar pengguasaan software itu sendiri tetapi lebihcenderung kepada seni dan kreatifitas serta imajinasi dalam menuangkan ke dalam gambar tersebut.


II.       Pengaruh Kebudayaan Dan Teknologi Dalam Membuat Desain Pemodean Grafis

1.       Pengaruh kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat karena kebudayaan merupakan sarana hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Budaya digunakan sebagai sumber pemikiran untuk mengembangkan suatu desain grafis. Bisa dilihat dalam pembuatan kerajinan daerah seperti batik.
2.       Pengaruh Teknologi
Teknologi komputer telah mempengaruhi perkembangan desain ecara umum, dan desain grfais secara khusus. Secara perlahan dan hampir tidak terbatas, teknologi ini mendorong terjadinya banyak perubahan dalam desain grafis.
            Bidang Studi Yang Berkaitan Dengan Desain Pemodelan Grafis :
1.       Psikologi
Sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Para psikolog brusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok. Psikologi yang berkaitan dengan desain grafis contohnya dalam bidang Psikologi warna.

2.       Ergonomik
Lebih kepada aspek fisik dari pencocokan mesin ke manusia, dan didkung suatu data antropometrik yang menyediakan pedoman dalam desain tempat kerja dan lingkungannya, papan ketik komputer, layar monitor dan aspek fisik dari alat-alat antarmuka antara manusia dan mesin.
3.       Ilmu Bahasa
Pelajaran mengenai bahasa dan aspek seperti halnya bahasa komputasi dan bahasa teori formal menimpa formalitas ilmu komputer, dan digunakan secara luas dalam spesifikasi formal dari dialog-dialog manusia komputer.
4.       Sisiologi
Bidang ini memberikan pemahaman tentang pengaruh interaksi manusia dan komputer dengan aspek sosial masyarakat.
5.       Teknik Elektronika
Menyediakan teknologi kerangka kerja untuk desain sisitem manusia komputer.



     III.     Desain Pemodelan Grafis Dari Segi Interaksi Manusia Dan Komputer
    Metode yang dapat digunakan untuk proses interaksi antara manusia dan komputer adalah :
1.       Ergonomik
Membahas tentang aspek fiaik yang mendukung dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Karena manusia bekerja didepan komputer memerlukan waktu yang lama. Misal :keyboard, mouse, posisi duduk, dll.
2.       Sosiologi
Memberikan pemahaman tentang pengaruh interaksi manusia dan komputer dengan aspek sosial masyarakat.
3.       Kecerdasan Buatan
Bertuuan agar komputer dapat melakukan pekerjaan sebaik yang dilakukan manusia. Faktor ini berperan penting untuk menciptakan suatu sistem yang handal, canggih dan meyerupai pola pikir manusia.
4.       Multimedia
Digunakan sebagai sarana dialog yang sangat efektif antara manusia dan komputer. dengan adanya multimedia ini, tampilan suatu sistem yang dibuat akan lebih menarik dan lebih mudah dimengerti manusia.

Refrensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Softskill : Bioinformatika